Liburan Akhir Pekan di Kuala Lumpur & Petaling Jaya – Day 2

liburan akhir pekan di Malaysia
Bagikan artikel:
Pada hari kedua liburan akhir pekan di Malaysia, kami berencana berjalan-jalan di daerah KLCC dan Bukit Bintang, dan memesan tiket travel untuk besok menuju French Village, Bukit Tinggi.

Hari Kedua – Kuala Lumpur

Sebelum mulai berjalan-jalan, teman saya Reggy rencananya mau ikut tes sertifikasi Bahasa Jepang di Damansara Uptown. Sambil menunggu Reggy sertifikasi, gue dan Jerry pun berencana berjalan-jalan mengelilingi Damansara Uptown. Pertama, kami pun pergi ke 7 Eleven terlebih dahulu untuk sarapan ala budget traveler. Pada waktu itu gue memesan mie instant seduh rasa kari dan Milo siap saji. Gue pribadi kurang suka dengan mie instant yang dimakan, walaupun gue makan sampai habis. Rasanya kurang cocok sama aja di lidah. Sedangkan Milo malt nya tidak mengecewakan sama sekali, walaupun hargaya cukup mahal sekitar 7 MYR.
Sarapan ala budget traveler

Setelah sarapan singkat, kami pun mulai berjalan-jalan di sekitaran Damansara Uptown. Suasana disini tergolong ramai walaupun masih pagi. Walaupun banyak kendaraan berlalu-lalang, mereka berkendara secara tertib. Selain itu suasananya pun cukup tenang, tidak ada satupun yang membunyikan klakson kendaraan. Kami menulusuri area ini hampir ke berbagai spot mulai dari pedestrian sampai ke gang-gang kecil.

Hampir 2 jam kami mengelilingi area Damansara Uptown. Kami pun beristirahat sejenak di franchise Texas, karena cuaca sudah mulai panas. Setelah itu, kami pun menemui Reggy lagi yang sedang berpamitan dengan sensei / guru bahasa Jepangnya. Gue pun diajak mengobrol, sekedar intermezzo. Setelah itu, kami pun berlanjut menuju mall terdekat, Tropicana Mall, untuk belanja oleh-oleh untuk dibawa pulang ke Indonesia. Di Tropicana Mall, kami langusng menuju AEON Big yang merupakan salah satu supermarket yang menyediakan daily goods terlengkap.

Baca Juga : 11 Oleh-Oleh Makanan Ringan Khas Malaysia

Banyak list oleh-oleh yang akan gue beli, karena teman-teman di Indo banyak yang nitip juga. Tapi list utama yang bakal gue bawa ke Indonesia ialah coklat Beryl’s dan susu coklat Milo. Yaps, Malaysia dikenal sebagai surga bagi penikmat cokelat, oleh karena itu saya bakal membeli banyak makanan variasi coklat dalam kesempatan ini. Selain itu, kami menyempatkan ke outlet Okashi World untuk mencoba makanan dan minuman ringan asa negeri Sakura. Gue sendiri coba membeli minuman soda khas Jepang, yaitu Ramu Bottle. Kalau kalian pernah nonton kartun Sinchan, kalian bakal tau bentukannya kaya gimana. Rasanya cukup unik dan memiliki tingkat soda yang tinggi. Setelah itu, kami pun balik lagi menuju kontrakan Reggy untuk menyimpan barang dan beristirahat sejenak.

Pada sore hari, kami bersiap-siap menuju KLCC dan Bukit Bintang. Kami pun memesan taxi untuk mengantarkan ke stasiun terdekat. Kami menaiki MRT dari stasiun Taman Bahagia menuju KL Central, dengan harga tiket sekitar 3 MYR. Dari KL Sentral kita menaiki monorail menuju stasiun Imbi, dengan harga tiket sekitar 3 MYR. Kami sengaja turun di stasiun Imbi untuk singgah terlebih dahulu ke Berjaya Time Square. Disini kami berniat untuk memesan tiket travel ke French Village, persiapan buat pergi besok. Tapi sayangnya, outlet travel yang kami kunjungi ternyata tutup, karena travel agency tersebut hanya buka sampai jam 2 siang. Sedangkan kami tiba di Berjaya Time Square pukul 5 sore. Sangat disayangkan memang, untuk perjalanan kali ini tidak terencana dengan baik.

Dari stasiun Imbi, kita melanjutkan perjalanan menuju Bukit Bintang menggunakan monorail lagi. Harga tiket perjalanan ini cukup murah sekitar 1.20 MYR, karena jarak perjalanan sangat dekat. Bukit Bintang merupakan salah satu pusat perbelanjaan di Kuala Lumpur. Jangan heran, banyak orang yang mengunjungi tempat ini. Kami menyempatkan untuk beristirahat dengan membeli eskrim khas Turki. Atraksi penjual eskrim Turki ini cukup menarik, dimana penjual sengaja menjahili para konsumennya. Banyak orang yang tertarik untuk melihat atraksi penjual ini karena dibalut dengan unsur komedi. Setelah itu kami melanjutkan perjalanan menuju mall Pavilion. Disini pun kami cuma sebentar, hanya numpang berphoto.

Setelah itu, kami pun menuju KLCC dengan berjalan kaki melalui Pedestrian Walkway. Pedestrian berjarak sekitar 1.2km yang menghubungkan mall Pavilion dengan KLCC. Kami menuju langsung menuju Suria KLCC karena kami berencana membeli oleh-oleh lagi. Saya sendiri membeli cokelat Beryl’s dan juga sepasang jam tangan Vinici. Kebetulan waktu itu, Vinici sedang promo. Sepasang jam tangan hanya berharga 50 MYR. Setelah itu, kami pun beristirahat sejenak di food court untuk mengisi perut.

Di Suria KLCC gue coba memesan nasi lemak, karena dulu sewaktu gue pergi ke Thailand dan transit di KLIA, belum sempat mencoba makanan khas Malaysia satu ini. Bisa dibilang nasi lemak ini perpaduan antara masakan Sunda (side dish) dan masakan Jawa (sambal). Side dish nya berupa ikan teri, kacang, sayuran, dan telor yang merupakan ciri khas masakan Sunda, sedangkan sambalnya yang manis merupakan ciri khas masakan Jawa. Gue sendiri kurang suka dengan sambalnya, untungnya gue memesan ayam rendang yang bisa mentralisir rasa sambalnya yang manis.

Setelah cukup beristirahat, kami pun menuju KLCC park untuk menonton atraksi dancing water. Waktu itu gue duduk dibarisan depan, dan sempat terkena semburan air mancur. Setelah itu, kami pun berjalan-jalan mengitari KLCC park untuk menemukan spot strategis untuk berphoto. Jembatan yang berada di area KLCC park merupakan spot yang bagus untuk berphoto dengan berlatar belakang menara kembar Petronas. Setelah puas berphoto-photo, kami pun beranjak pulang menuju kontrakan teman gue
.

Kami pun menyempatkan makan malam ke restoran yang dekat dengan kontrakan teman gue. Disana kami memesan roti canai dan ice lychees. Gue tergolong suka makan roti canai ini, karena memang gue salah satu orang penikmat kari. Disini kami saling menyampaikan keluh-kesah kehidupan anak kantoran dan menyiapkan rencana baru pengganti tidak jadinya pergi ke French Village.

liburan akhir pekan di Kuala Lumpur
Roti canai dan ice lychees

Setelah itu kami pun balik ke kontrakan dan beristirahat untuk menyiapkan energi buat besok.
Begitulah hari kedua gue di Petaling Jaya dan Kuala Lumpur. Berkeliling, belanja, makan, dan photo-photo.

Kalian bisa baca juga keseruan solo traveling gue ke Melaka Malaysia di artikel berikut :

You may also like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *